Pages

Labels

Jumat, 19 Agustus 2011

Oglek Seni Tari Yang Atraktif Dari Kulonprogo

YOGYA – Tarian Oglek khas Tuksono Taruban Sentolo Kulonprogo dibawakan dengan atraktif oleh kelompok Langen Budoyo dalam pementasan seni tradisi di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Minggu (24/4). Salah satu tari kesenian rakyat tradisional yang dipentaskan secara berkelompok selama 45 menit ini, mengajak penonton untuk hidup rukun dan mengajarkan saling menghargai perbedaan dalam hal apapun.
Pimpinan Kelompok Langen Budoyo Tukono Taruban Sentolo, Sudiwiyono mengatakan asal mula kesenian ini lahir dari punahnya jathilan yang menggunakan barongan di Kulonprogo. Tarian yang menggunakan kuda kepang ini lahir dan mulai dikenal sejak tahun 1953 silam. Tarian ini identik dengan gerakan tari pacak jonggo dimana para penarinya menggunakan iket kepleng, jarik sapit urang, celana panji dengan mengendarai kuda kepang bersenjatakan pedang bambu.
“Tarian ini seperti dalam pentas tari jathilan. Hampir selalu ada penari yang mengalami trance atau kesurupan. Ini merupakan daya tarik tersendiri,” katanya saat ditemui sebelum pementasan di Taman Budaya Yogyakarta, Minggu (24/4).
Sudiwiyono menjelaskan tarian ini menggunakan seperangkat alat musik tradisional berupa 3 terbang besar, 1 terbang kecil, 2 bende, 1 kendang, 1 gong, dengan sistem nada slendro.
Seiring dengan perkembangan jaman, musik atau gendhingnya dapat menyesuaikan atau dengan gendhing kreasi baru yang tentunya tidak mengubah gerakan dasar tarian ini.
Mengenai inti alur ceritanya, menurut dia, tarian ini mengambil kisah dari Babad Panji Asmoro Bangun yang mengkisahkan para prajurit yang berperang dalam perebuatan tahta kekuasaan antara Aryo Penangsang dan Raden Sutawijaya yang pada akhirnya dimenangkan Raden Sutawijaya.
Biasanya Oglek ini ditampilkan saat ada acara di desa-desa seperti pernikahan, kelahiran anak ataupun hajatan lainnya. “Mereka tampil untuk memeriahkan acara dan yang lebih penting lagi, penampilan mereka ini sangat mengunggulkan rasa kekeluargaan dan bukan materi,” pungkasnya.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About